Tugas Kecerdasan Buatan
Muhammad Alzidani A.P (201910370311258)
Tania Alvionita (201910370311258)
Indonesia diperkaya serta dipelihara menggunakan aneka macam tanaman. Tanaman ini berguna dalam banyak hal seperti obat-obatan untuk menyembuhkan banyak penyakit serta penyakit umum. Masyarakat Indonesia umumnya mempunyai pengetahuan tradisional pada pengunaan tumbuh-tumbuhan berkhasiat obat untuk mengobati penyakit tertentu. Pengetahuan perihal tumbuhan obat, mulai dari pengenalan jenis tanaman, bagian yang digunakan, cara pengolahan hingga dengan khasiat pengobatannya merupakan kekayaan pengetahuan local dari masing-masing etnis masyarakat setempat.
Indonesia mempunyai potensi besar untuk mengembangkan budidaya serta produksi tumbuhan obat. Indonesia merupakan negara yang mempunyai hutan tropis sebesar 143 juta hektar yang menjadi rumah bagi 80 persen tanaman obat di dunia. Diperkirakan terdapat sekitar 25.000 hingga 30.000 tanaman yang berpotensi dijadikan sebagai tanaman obat. Obat-obat herbal memang sudah berkembang dengan pesat. Dunia kedokteran modern pun banyak kembali mempelajari obat-obat tradisional. Obat herbal disukai baik di negara berkembang maupun negara maju sebagai alternatif obat sintetik terutama karena tidak menimbulkan efek samping.
Dataset sendiri terdiri dari dua spesies tanaman obat sehat seperti Daun Nangka (Artocarpus heterophyllus) merupakan salah satu tanaman di Indonesia yang berpotensi sebagai obat herbal. Terbukti berkhasiat, daun nangka ternyata mempunyai beberapa kandungan aktif, seperti senyawa flavonoid, saponin, dan tannin yang mempunyai aktivitas antioksidan. Daun tanaman nangka termasuk dalam daun tunggal, tersebar, bertangkai 1 – 4 cm, helai daun tersusun berseling, tebal, dan relatif kaku, pinggirnya rata. Permukaan dan warna daun bagian atas tidak sama dengan bagian bawah. Daun bagian atas licin dan berwarna hijau cerah, sedangkan permukaan bawahnya kasar dan berwarna hijau tua. Pangkal daunnya ada daun penumpu yang berbentu segitiga panjang dan warna kuning kecoklatan. dan Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimb) merupakan sejenis pohon kecil yang diperkirakan berasal dari Kepulauan Maluku (Indonesia), namun dari sumber lain juga mengatakan buah ini berasal dari Amerika Tropis. Buahnya mempunyai rasa asam serta seringkali digunakan sebagai penyegar sirup, penyedap masakan, membersihkan noda pada kain serta barang yang terbuat dari kuningan, membersihkan tangan yang kotor dan sebagai bahan obat tradisional. tanaman ini dapat mencapai tinggi 5-10 m dengan batang yang tak begitu besar serta diameternya hanya sekitar 30 cm. di tanam sebagai pohon buah, kadang tumbuh liar serta ditemukan dari dataran rendah sampai 500 m pada atas permukaan laut. Batangnya bergelombang kasar, pendek, serta cabangnya sedikit. Daunnya membentuk kelompok menyirip bergantian, panjangnya 30 -60 cm dan berkelompok di akhir cabang. pada satiap daun terdapat 11- 45 pasang daun oval. Bungannya mungil, muncul langsung dari batang dengan tangkai bunga berbulu. Mahkota bungannya berjumlah lima, berwarna putih, kuning atau ungu. buah berbentuk elips mirip torpedo dengan panjang 4 – 10 cm. Warnanya hijau ketika muda dengan kelopak yang tersisa menempel pada ujung. buah masak berwarna kuning atau pucat. Daging buah berair dengan rasa yang sangat masam hingga manis. Kulit buahnya mengkilap serta tipis. Bijinya kecil, datar, cokelat, serta ditutupi dengan lender.
Dataset terdiri dari 100 gambar dari dua spesies. Setiap spesies terdiri dari 50 gambar yang mempunyai background putih, Folder diberi nama sesuai dengan nama local. Daun yang dipetik berasal dari tanaman satu spesies yang sama yang tersedia di kebun setempat. Setiap gambarnya tidak boleh lebih dari satu daun yang sama. Serta dipastikan tidak memetik banyak daun untuk membangun kumpulan data sebab akan sia-sia setelah mengambil gambarnya. Daun yang sehat dan matang yang dipilih buat dataset. Instrumen pembuatan dataset yang digunakan untuk memotret daun nangka dan daun belimbing wuluh adalah kamera smartphone, menggunakan Format.jpg, Dimensi 1600 x 1200 pixel. Gambar daun pada set data diambil Landcape/dimiringkan untuk memanfaatkan sepenuhnya.
Kontribusi dataset daun tanaman obat untuk mengembangkan model Kecerdasan buatan (pembelajaran mesin dan pembelajaran mendalam) akan membantu banyak peneliti dan ilmuwan komputer untuk mendeteksi, mengidentifikasi spesies dan penyakitnya serta mempelajari lebih lanjut tentang ramuan dan khasiat obat.