0% fanden dieses Dokument nützlich (0 Abstimmungen)
98 Ansichten54 Seiten

Modul Hardware Komputer

Hardware

Hochgeladen von

Zainal Miftahul ulum
Copyright
© © All Rights Reserved
Wir nehmen die Rechte an Inhalten ernst. Wenn Sie vermuten, dass dies Ihr Inhalt ist, beanspruchen Sie ihn hier.
Verfügbare Formate
Als PDF, TXT herunterladen oder online auf Scribd lesen
0% fanden dieses Dokument nützlich (0 Abstimmungen)
98 Ansichten54 Seiten

Modul Hardware Komputer

Hardware

Hochgeladen von

Zainal Miftahul ulum
Copyright
© © All Rights Reserved
Wir nehmen die Rechte an Inhalten ernst. Wenn Sie vermuten, dass dies Ihr Inhalt ist, beanspruchen Sie ihn hier.
Verfügbare Formate
Als PDF, TXT herunterladen oder online auf Scribd lesen

Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201

Indonesia
4
MODUL I
HARDWARE KOMPUTER

Perangkat keras komputer (computer hardware) adalah komponen-komponen fisik


yang membentuk satu kesatuan sistem Personal Computer (PC). Biasanya perangkat-
perangkat ini dirakit dan sebagian besar dimasukkan ke dalam sebuah casing komputer dan
sebagian lain berada di luar casing. Perangkat keras yang berada di dalam casing umumnya
terdiri dari:

 Motherboard/Mainboard (papan utama), merupakan komponen utama untuk


membangun sebuah sistem komputer. Berbentuk papan persegi dengan slot-slot untuk
memasukkan komponen-komponen lain. Fungsinya untuk menghubungkan seluruh
komponen PC. Perangkat keras komputer yang lainnya semuanya melekat langsung
pada slot motherboard atau setidaknya terhubung menggunakan kabel.

 Central Processing Unit (CPU), biasa juga dikenal dengan sebutan processor atau otak
komputer. Fungsi dari CPU adalah untuk memproses dan mengolah semua kalkulasi
dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang
dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk
mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan
Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU sebagai pengolah
data-data grafis.

 Random Access Memory (RAM), berfungsi sebagai tempat transit data sementara
untuk operasi-operasi yang tengah dijalankan oleh CPU. RAM bersifat volatile, artinya
perangkat ini tidak menyimpan data secara permanen, hanya untuk operasi yanh
dibutuhkan saja. Kapasitas RAM pada PC yang sering kita temukan cukup beragam,
mulai dari 256MB (Mega Byte) – 16GB (Giga Bytes).
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Video Graphic Adapter (VGA), berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan


pengiriman data-data grafis antara PC dan perangkat display seperti monitor atau
proyektor. Sebagain besar komputer memiliki VGA yang terpisah sebagai kartu
ekspansi yang dipasang pada slot motherboard. Namun ada juga komputer yang
mempunyai VGA terintegrasi pada motherboard atau pada CPU-nya.

 Hard Disk, berfungsi sebagai tempat penyimpanan data utama dalam sebuah sistem
komputer. Sistem operasi, aplikasi, dan dokumen-dokumen disimpan pada hard disk
ini. Pada PC terbaru, ada juga perangkat keras baru yang bernama solid state drive
(SSD). Fungsinya sama seperti hard disk, namun menawarkan kecepatan transfer data
yang lebih cepat.

 Optical Disc Drive, biasa juga dikenal dengan CD/DVD Drive. Fungsi dari perangkat
ini adalah untuk membaca dan juga menyimpan data dari ke media cakram optik seperti
CD, DVD, atau Blue-Ray Disc.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Power Supply Unit (PSU), berfungsi sebagai pengkonversi dan penyalur energi listrik
dari outlet sumber (misalnya listrik PLN) ke bentuk energi listrik yang dapat digunakan
untuk menjalankan komponen-komponen komputer yang berada di dalam casing.
Biasanya, PSU ini diletakkan di bagian belakang casing.

Selain dari perangkat keras komputer yang terdapat di dalam casing, ada juga
komponen-komponen yang umum kita lihat diluar casing:
 Monitor, disebut juga screen atau display. Fungsi dari layar monitor adalah untuk
menampilkan video dan informasi grafis yang dihasilkan dari komputer melalui alat
yang disebut kartu grafis (VGA Card). Monitor ini bentuk fisiknya hampir sama dengan
televisi, hanya saja televisi biasanya mampu menampilkan informasi grafis dengan
ukuran resolusi yang lebih tinggi.

 Keyboard dan Mouse, berfungsi sebagai alat input untuk memasukkan perintah teks,
karakter, atau menggerakkan objek pada antarmuka grafis untuk diproses oleh
komputer. Ukuran dan bentuk dari kedua alat ini cukup beragam, namun fungsinya
sama saja.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

Diluar komponen-komponen yang sudah kita sebutkankan diatas, ada pula perangkat
keras komputer yang tidak semua pengguna komputer memilikinya:
 Uniterruptable Power Supply (UPS), sering disebut juga sebagai baterai cadangan,
fungsi utama UPS adalah menyimpan dan menyediakan cadangan listrik yang akan
digunakan ketika sumber listrik utama padam. Selain sebagai cadangan listrik,
kebanyakan UPS juga berfungsi sebagai stabilizer yang mengatur aliran listrik agar
sesuai dengan yang dibutuhkan.

 Printer dan Scanner, berfungsi sebagai alat output cetak dokumen elektronik baik
berbentuk teks maupun grafis. Pada komputer rumahan biasanya menggunakan kertas
sebagai media cetaknya. Sedangkan fungsi scanner adalah kebalikkan dari printer yaitu
memindai input data dari luar komputer ke dalam bentuk elektronik yang dapat diolah
secara digital.

 Speaker, berfungsi sebagai alat output suara yang dihasilkan dari komputer. Selain
speaker, sering juga kita temukan orang yang menggunakan headphones/headset
sebagai alat output suara.

 Sound Card (Kartu Suara), fungsinya sebagai penghubung anatar komputer dan alat
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
output audio seperti speaker.

 Modem, alat ini berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet.

 LAN Card, fungsinya sebagai penghubung komputer dengan suatu jaringan.

MERAKIT KOMPUTER

Berikut ini penulis sajikan praktek merakit komputer dengan menggunakan aplikasi
CISCO IT Esentials Virtual Desktop, sebelum nantinya Anda terjun langsung merakit
komputer sebenarnya, ada baiknya Anda pelajari baik-baik langkah demi langkah merakit
komputer dengan menggunakan aplikasi ini.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Buka aplikasi CISCO IT Esential Virtual Desktop, kemudian klik tombol skip untuk
meneruskan langkah selanjutnya.

 Langkah selanjutnya adalah memasang power supply ke dalam casing. Klik icon power
supply.

 Atur posisi PSU agar sesuai dengan penempatan pada casing kemudian klik tombol
anak panah ke bawah untuk pemasangan PSU ke casing.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Lengkapi pemasangan PSU dengan memasang screw dengan mengklik icon power
supply screw dan drag ke titik lubang screw antara PSU dan casing.

 Langkah selanjutnya adalah memasang komponen-komponen hardware ke dalam


motherboard. Klik menu motherboard.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Kemudian, pasang RAM ke motherboard dengan mengklik icon RAM 1 dan jika perlu
bantuan pemasangan RAM 2 ke slot 2 dengan mengklik icon RAM 2.

 Atur posisi RAM sehingga sesuai dengan penempatan pada slot motherboard, kemudian
klik tombol anak panah ke bawah untuk pemasangan RAM ke motherboard.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Kunci RAM dengan mengklik alat pengaman pada kedua sisi slot RAM.

 Lakukan langkah yang sama untuk memasang RAM 2 pada slot 2 di motherboard.
 Langkah berikutnya adalah memasang CPU atau prosesor pada motherboard. Klik icon
CPU.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Atur posisi penempatan sesuai dengan posisi slot pada motherboard, kemudian klik
tombol anak panah ke bawah untuk pemasangannya.

 Kunci penutup CPU, sehingga CPU terpasang secara aman.


Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Langkah berikutnya adalah mengoleskan thermal compound pada permukaan CPU


supaya heat sink dapat merekat pada CPU. Klik icon thermal compound dan drag pada
permukaan CPU.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Kemudian pasang heat sink di atas CPU. Klik icon heat sink, kemudian drag ke atas
CPU.

 Tekan tombol pengunci pada heat sink, sehingga heat sink terpasang erat pada CPU.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Kemudian pasang konektor catu daya heat sink pada konektor yang tersedia di
motherboard. Atur posisi yang sesuai dengan posisi slot pada motherboard, kemudian
klik anak panah ke bawah untuk pemasangan konektor catu dayanya.

 Langkah berikutnya adalah memasang motherboard ke dalam casing. Klik tombol


install motherboard.

 Atur posisi motherboard sehingga sesuai dengan posisi yang disediakan pada casing,
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
kemudian klik anak panah ke bawah untuk pemasangan motherboard pada casing.

 Kemudian, pasang screw pada motherboard dengan mengklik icon motherboardscrew


dan drag pada lubang screw di motherboard.

Soal Latihan:

 Lakukan pemasangan internal driver (hard disk dan optical drive)


 Lakukan pemasangan internal cable (power cable, hard disk power cable, optical
power cable, floppy drive power cable)
 Lakukan pemasangan internal cable (hard disk data cable SATA, optical data cable,
floppy drive data cable)
 Lakukan pemasangan tutup casing
 Lakukan pemasangan external cable (monitor, keyboard, mouse, USB, network, WiFi
antenna, kabel power listrik)
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
MODUL II
INSTALASI WINDOWS

SETUP BIOS

Sebelum melakukan instalasi sistem operasi pada komputer terlebih dahulu kita harus
setting BIOS yang ada pada komputer agar CD/DVD instalasi yang ada pada
CD/DVDROOM bisa terdeteksi oleh sistem komputer. Ada beberapa cara melakukan instlasi
komputer yakni: bisa menggunakan media DVDROM atau bisa juga menggunakan flashdisk.
Akan tetapi proses copy data pada saat instalasi lebih baik yang menggunakan DVDROM
sehingga tidak ada file yang coroupt. Pada kesempatan kali ini penulis akan memberikan
cara-cara setting bios sebelum melakukan instalasi sistem operasi pada komputer.

 Hidupkan komputer dengan menekan tombol power pada komputer, atau jika komputer
sudah dalam keadaan hidup maka Anda bisa merestart komputer kembali.
 Setelah komputer menyala pertama kali, tekan tombol DELETE secara terus menerus
untuk bisa meload tampilan bios komputer.
 Setelah tampilan bios sudah muncul, maka pilih menu boot untuk memilih boot yang
akan diprioritaskan.
 Kemudian pilih boot device pririty lalu ENTER untuk memilih perangkat yang
diprioritaskan.

 Jika menggunakan DVDROM, maka pilih DVDROMM pada 1st Boot Device.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Selanjutnya tekan F10 untuk menyimpan dan keluar, atau anda bisa mengikuti petunjuk
yang ada di bawah atau di samping menus bios.
 Kemudian komputer akan merestart dengan sendirinya.
 Usahakan DVD instalasi sudah berada pada DVDROMM.
 Jika tidak bisa menggunakan tombol DELETE untuk masuk ke menu bios, maka
gunakan tombol lain: F2 atau ESC.

Agar memudahkan dalam mengatur setup BIOS, ada beberapa tip dan trik dasar yang
perlu diketahui, yaitu :

 Yang pertama untuk mengeset harddisk, pada menu standard setup atau main, baik
primary maupun secondary, pilihlah dalam mode auto.
 Selanjutnya gunakan menu auto detect harddisk. Hal ini memudahkan kita dalam
menyetel harddisk, tanpa harus melihat dan menuliskan tipe harddisk, biar BIOS yang
melakukannya.
 Bila kita lupa password, pertama yang dilakukan membuka casing dari CPU,
disarankan lepaskan dahulu kabel power, setelah itu lepaskan baterai dari tempatnya
dan nyalakan komputer tanpa baterai untuk beberapa saat dan matikan kembali.
 Setelah itu pasang baterai kembali dan nyalakan komputer, maka password akan hilang
dan kita siap untuk membuat password baru.

INSTALASI WINDOWS 8

Bagi yang masih belum mengetahui langkah-langkah menginstal windows 8, baik


memakai DVD ataupun memakai flashdisk, berikut langkah-langkah untuk menginstal
windows 8:

 Boot komputer Anda dengan media instalasi windows 8.


 Mungkin butuh beberapa menit untuk mengcopy file-file, dan kemudian akan
membawa Anda ke tampilan instalasi. Pilih pilihan yang sesuai dan klik Next.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Sekarang klik pada install now untuk melanjutkan.

 Pilih Accept the terms and conditions dan kemudian klik Next.

 Disini kita bisa memilih opsi apakah ingin mengupgrade windows kita ke windows 8
atau ingin melakukan instalasi bersih. Pilih Custom (Advanced) untuk melanjutkan
instalasi bersih.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Pada tampilan ini Anda dapat memilih drive yang inigin Anda instal, di sini kita
memiliki kemampuan untuk mengolah disk, format, membuat partisi, dan lain-lain, jika
Anda berencana untu mensetup dual boot maka Anda dapat memilih drive yang
berbeda. Setelah Anda mengkonfigurasi drive klik Next.

 Tunggu sampai selesai, kira-kira membutuhkan waktu 10 menit sampai 1 jam


tergantung pada konfigurasi perangkat hardware yang digunakan.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Setal menyelesaikan instalasi komputer Anda akan reboot dan akan mempersiapkan
pengaturan-pengaturan. Jadi silahkan menunggu beberapa saat.

 Sekarang akan membawa Anda untuk mempersonalisasi pengaturan desktop Anda.


Silahkan pilih Express setting yang pada layarnya tertera keterangan tenta apa saja
setingan yang akan dilakukan.

 Tidak seperti sistem operasi lain, pada windows 8 Anda dapat login menggunakan
account windows live. Jadi Anda dapat memasukkan informasi account windows live
Anda.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Jika tidak ingin menggunakan metode login ini, siliahkan klik I don’t want to log in
with a windows live ID.

 Anda dapat memilih local account untuk membuat username dan password untuk login
ke windows Anda.

 Setalah semua informasi telah dimasukkan, klik Next. Sekarang windows akan
mengkonfigurasi pengaturan Anda.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Setelah semuanya di setup, maka kita akan disuguhkan tampilan desktop windows 8.

 Selamat Anda sekarang telah berhasil menginstal windows 8 di komputer Anda.

Soal Latihan:
 Lakukan instalasi aplikasi virtual box !
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Coba Anda lakukan instalasi salah satu sistem operasi (windows XP, Vista, 7 atau
mungkin Linux) dengan menggunakan aplikasi virtual box !
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
MODUL III
HARDWARE JARINGAN KOMPUTER

Penyediaan server jaringan secara terpisah sudah menjadi kebutuhan tersendiri,


terutama di kalangan institusi pendidikan atau perusahaan yang memiliki komputer klien
dalam jumlah banyak. Server jaringan difungsikan secara khusus untuk mengelola file,
printer, layanan email hingga menangani keamanan jaringan. Idealnya, pemakaian server
terpisah pada jaringan disarankan untuk skala jaringan yang memiliki lebih dari lima
pengguna. Untuk pemakaian jaringan dengan klien yang lebih sedikit, pemanfaatan server
secara terpisah kurang diperlukan.
Server jaringan umumnya mendapat perlakuan khusus. Sebuah server biasanya non
stop bahkan hingga sepanjang 24 jam, maka server ditempatkan pada ruang khusus dengan
sistem pendingin dan tata letak tertentu.

PERBEDAAN SERVER DAN KOMPUTER DESKTOP

Sebuah server memiliki beberapa kelebihan dibandingkan dengan komputer desktop,


antara lain :
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Memiliki daya tahan dan keandalan yang lebih baik dibandingkan komputer desktop.
 Mampu memproses data secara lebih cepat dan efisien.
 Dapat ditingkatkan kemampuannya untuk menangani backup data dan
keamanan.
 Mampu mengurangi tingkat kemacetan data sehingga informasi dapat mengalir secara
leluasa dan cepat.
 Didesain dalam beberapa pilihan yang dapat disesuaikan dengan skala kebutuhan.

Meskipun komputer desktop dewasa ini sudah dapat dioptimalkan dan dilengkapi
dengan perangkat lunak dan fasilitas untuk berperan sebagai server, namun kemampuannya
tidak akan menyamai sebuah server yang sesungguhnya. Jadi, walaupun memiliki keceptan
prosesor, memori dan kapasitas hard disk yang sama, sebuah komputer desktop tidak akan
menyamai kemampuan sebuah server karena memang didesain dengan teknologi yang
berbeda.

 Fungsi Dan Penggunaan server, server lazim difungsikan untuk menangani tugas-
tugas sebagai berikut :

 File server dan print server, untuk berbagi pakai file dan printer secara bersama
dalam satu jaringan.
 E-mail server, misalnya untuk menjalankan sistem microsoft exchange.
 Firewall atau sistem keamanan lainnya.
 Layanan web intranet, misalnya untuk sistem informasi manajemen online.
 Database server, misalnya untuk penyimpanan dan pengelolaan data usaha
perusahaan.

 Memilih Server

Dewasa ini banyak vendor yang menawarkan produk server, diantaranya yang
terkemuka adalah HP dengan Proliant-nya dan IBM dengan xSeries-nya. Pemilihan server
yang tepat bagi jaringan adalah berdasarkan pertimbangan skala jaringan, harga dan tujuan
pemanfaatannya.
Selengkapnya, faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam memilih server adalah
sebagai berikut :

 Jumlah pengguna jaringan.


 Kebutuhan dan tujuan pemakaian.
 Jenis software yang akan dijalankan pada server.
 Kecepatan pemrosesan data.
 Jumlah prosesor yang dimiliki.
 Besar RAM yang tersedia.
 Seberapa besar kapasitas hard disk dan jenis hard disk controller yang tersedia (SATA,
SCSI atau SAS).
 Model fisik server.
 Jumlah kartu jaringan yang diakomodasi.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Kemudahaan penambahan drive bagi pem-backup-an sistem dan data.
 Jenis tool manajemen server yang akan digunakan.
 Layanan support dan maintenance yang ditawarkan vendor.

MEDIA TRANSMISI

Hal terpenting dalam membangun sebuah jaringan komputer lokal adalah masalah
pemilihan media transmisi. Media paling umum digunakan adalah kabel.
Pada jaringan jaringan komputer, kabel yang dibutuhkan tentunya berbeda dengan
kabel-kabel perangkat elektronik lain. Jenis-jenis kabel yang digunakan pada jaringan, antara
lain kabel coaxial, kabel STP, kabel UTP dan kabel Fiber Optic.

 Kabel Coaxial

Kabel coaxial merupakan kabel yang digunakan untuk jaringan berbentuk lapisan-
lapisan. Kabel ini biasa digunakan dalam jaringan Etherned dan ArcNet. Tipe-tipe kabel
coaxial, antara lain RG-62A/U, RG-58A/U dan RG-8. Lapisan kabel coaxial tersebut dimulai
dari konduktor, isolator dalam, pelindung (grounding) dan isolator luar. Konektor yang
digunakan pada kabel coaxial adalah konektor BNC (BNC Plug).
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Kabel STP

Kabel STP (shielded twisted pair) merupakan kabel yang digunakan untuk koneksi
jaringan, terutama jaringan Token-Ring. Bentuk kabel ini adalah berisi dua pair kabel (4
kabel) yang masing-masing pair dipilih (twisted). Untuk konektornya, kabel STP ini
menggunakan konektor DB9 sebagai konektornya.
 Kabel UTP

Kabel UTP (unshielded twisted pair) merupakan kabel yang digunakan untuk koneksi
jaringan berbentuk kabel yang berwarna-warni. Kabel ini berjumlah 4 pasang kabel (8 kabel)
yang dipilih (twisted) dan dibungkus pelindung (unshielded) menjadi satu. Konektor yang
digunakan untuk kabel UTP adalah konektor RJ-45 yang berbentuk kotak 8 pin. Jenis kabel
ini paling sering digunakan dalam jaringan LAN.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Fiber Optic

Fiber optic merupakan media yang digunakan pada jaringan komputer untuk
mentransfer data. Sekilas dari bentuknya memang mirip dengan kabel biasa, tapi fiber optic
sama sekali berbeda dengan kabel-kabel lain, terutama metode transfernya. Metode transfer
data dari fiber optic menggunakan cahaya sebagai medianya sehingga mempunyai kecepatan
yang sangat tinggi dibandingkan jenis kabel lain. Bahkan pada jarak 1 km pun tidak usah
menggunakan repeater sebagai penguatnya. Pada fiber optic, konektor yang digunakan adalah
ST-connector.

PERANGKAT INSTALASI

Untuk membangun sebuah jaringan, diperlukan beberapa perangkat instalasi jaringan.


Perangkat tersebut dapat berupa komponen tambahan maupun perangkat baru.

 Alat Ukur, Alat ukur merupakan sarana untuk menguji kebenaran. Alat ukur yang
digunakan pada instalasi jaringan biasanya berupa peralatan elektronik, berfungsi untuk
menguji peralatan jaringan yang berhubungan dengan elektronik.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Kabel Tester, Setiap ujung kabel jaringan dihubungkan dengan konektor. Kabel tester
digunakan untuk menguji apakah kabel sudah berhasil disambungkan dan konektor
terpasang dengan benar. Tester dapat melakukan tugas sebagai berikut :

 Mendeteksi apakah kabel jaringan ada yang terputus atau tidak.


 Mengukur kualitas kabel, apakah dapat mengantarkan data dengan baik atau
tidak.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Multimeter, Multimeter adalah pengukur berbagai jenis peralatan elektronik. Alat ini
dapat digunakan untuk mengukur hambatan (ohm=”Ω”), arus (ampere) dan tegangan
(volt). Jenisnya ada yang masih menggunakan jarum penunjuk analog maupun yang
sudah menggunakan pengukur digital.

Multimeter adalah pengukur berbagai jenis peralatan elektronik. Alat ini dapat
digunakan untuk mengukur hambatan (ohm=”Ω”), arus (ampere) dan tegangan (volt).
Jenisnya ada yang masih menggunakan jarum penunjuk analog maupun yang sudah
menggunakan pengukur digital.

 Komponen Tambahan, beberapa komponen tambahan yang lazim dipakai dalam


instalasi jaringan komputer antara lain sebagai berikut.

 Patch Panel, digunakan untuk memudahkan pengelompokan jack RJ-45.


Biasanya terdiiri atas 12, 24, 28 atau 56 port. Patch panel memudahkan
penyambungan pada instalasi jaringan yang banyak memakai kabel.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

Bagian depan patch panel terlihat seperti kumpulan RJ-45 biasa, tetapi di bagian
belakang terdapat port untuk menghubungkan RJ-45 yang telah tersambung
dengan kabel. Pada prinsipnya, patch panel adalah komponen yang akan
disatukan penggunaannya dengan patch cord.

 Patch Cord, lazim dikenal sebagai kabel tambahan. Berupa potongan kawat
tembaga atau kabel fiber optik yang ujungnya telah dilengkapi dengan konektor
untuk dihubungkan ke patch panel.

 RJ-45 dan Tang Krimper, konektor RJ-45 biasanya digunakan secara


berpasangan dengan port tujuannya, misalnya NIC, hub atau modem. Untuk
memasangkan RJ-45 pada kabel, diperlukan alat penjepit mata kabel dengan pin
RJ-45. Alat penjepit ini sering disebut sebagai tang krimper.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Kartu Jaringan (NIC)

Kartu jaringan atau NIC (network interface card) merupakan sebuah komponen yang
dipasang pada PC untuk penggunaan jaringan. Komponen jaringan tersebut lazim dipasang
pada slot PCI atau slot PCIe.
Dewasa ini juga sudah tersedia kartu jaringan yang dipasangkan melalui port USB.
Pada komponen tersebut terdapat konektor atau lubang input kabel. Jenis kartu tergantung
arsitektur yang akan dibangun, misalnya jika ingin membangun jaringan Etherned maka yang
digunakan adalah Etherned Card atau yang lainnya, seperti ArcNet dan Token-Ring.

 Repeater Dan Hub

Agar sebuah komputer bisa berhubungan dengan komputer lain, selain diperlukan
kartu jaringan, juga dibutuhkan perangkat repeater dan hub.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Repeater

Repeater digunakan untuk memperkuat sinyal digital. Fungsi repeater untuk


memanjangkan rentang kabel jaringan dari batas normalnya.

 Hub

Hub atau concentrator berfungsi menghubungkan antar titik atau node sehingga
terbentuk suatu jaringan. Hub juga berfungsi untuk mengatur lalu lintas data dari berbagai
client dan mengontrol terjadinya gangguan dalam jaringan fisik.
Sesuai dengan fungsinya, hub mempunyai jenis-jenis sesuai dengan arsitektur
jaringannya. Jenis hub antara lain ArcNet Hub untuk jaringan ArcNet, Token Hub untuk
jaringan Token-Ring, Etherned Hub untuk jaringan Etherned dan sebagainya.
Selain dari jenis, besarnya hub juga ditentukan oleh banyaknya port (jalur) yang
dipakai. Dewasa ini hub memiliki 4 port, 8 port, 12 port, 16 port dan seterusnya. Pemilihan
hub berdasarkan jumlah port ditentukan oleh kebutuhan banyaknya komputer yang akan
dihubungkan.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
Jaringan peer-to-peer tidak memerlukan hub karena perangkat terhubung satu sama
lain secara langsung via kabel. Namun, pada topologi jaringan lain, penggunaan hub
merupakan suatu keharusan.

 Bridge dan switch

Perangkat bridge dan switch digunakan untuk menggabungkan beberapa segment atau
kelompok jaringan. Kedua perangkat ini memiliki kemampuan lebih dibandingkan dengan
repeater maupun hub. Bridge dan switch mampu mengatasi masalah collision yang sering
dihadapi oleh repeater atau hub.
Bridge bekerja menghubungkan beberapa jaringan membentuk suatu network logical.
Bridge memiliki kemampuan menghubungkan jaringan dengan media transmisi yang
berbeda.

Switch adalah perluasan dari konsep bridge. Dengan switch, setiap segmen jaringan
memiliki bandwidth 10Mbps. Dengan demikian, kecepatan transfer data lebih tinggi.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Router

Router merupakan perangkat jaringan yang digunakan untuk koneksi antar LAN
(jaringan lokal), yaitu untuk meneruskan paket-paket data. Perangkat ini juga memiliki
kemampuan mencari jalur untuk mengirimkan data yang ditansfer ke tempat yang dituju
sehingga memiliki kecepatan transfer yang tinggi.

 Firewall

Firewall adalah mekanisme pengamanan atas hardware, software atau sistem


jaringan. Firewall dapat berupa hardware maupun software. Firewall bekerja dengan cara
menyaring, membatasi atau bahkan menolak suatu aktivitas/hubungan dengan jaringan luar
yang bukan merupakan ruang lingkupnya. Firewall menjadi satu keharusan pada jaringan
yang terhubung ke internet.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Jaringan Nirkabel

Perkembangan teknologi jaringan telah meluas pada pemanfaatan koneksi nirkabel.


Secara prinsip, cara kerja sebuah jaringan nirkabel dan jaringan kabel hampir sama,
perbedaannya hanya terletak pada penggunaan perangkat-perangkat jaringan nirkabel.

 WLAN Card

Perangkat ini berperan sebagai kartu jaringan nirkabel. Tersedia beberapa jenis
WLAN Card sesuai dengan pilihan penempatannya pada komputer, antara lain PCI WLAN
card, PCMCIA WLAN Card, USB WLAN Card, USB Add-on PCI Slot dan Mini PCI Bus
Adapter.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Access Point

Mirip seperti hub yang menyatukan sebuah jaringan, perangkat Access Point menjadi
sebuah pusat jaringan dengan memancarkan signal radio untuk diterima oleh komputer lain.
Access point yang berdiri sendiri dengan antena dan adaptor power bisa difungsikan sebagai
bridge dan router.

Latihan Pemasangan Kabel UTP

Berikut teknik pembuatan kabel jaringan yang siap digunakan untuk menghubungkan
antar node di dalam jaringan komputer.

 Siapkan kabel UTP dengan ukuran tertentu sesuai kebutuhan. Buka pelindung di kedua
ujung kabel sehingga tampak 4 pasang kabel (8 kabel) yang dipilih. Perhatikan, ujung
setiap pasang kabel tidak perlu dikupas, cukup potong agar
8 ujung kabel rata. Ujung yang tidak rata dapat mengakibatkan salah satu kabel tidak
terkoneksi saat dihubungkan ke konektor RJ-45.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Luruskan lilitan di ujung setiap pasangan kabel, lalu urutkan warna pasangan kabel
sebagai berikut, biru dan putih biru, orange dan putih orange, hijau dan putih hijau,
coklat dan putih coklat.

 Siapkan alat krimper dan konektor RJ-45. Perhatikan, konektor RJ-45 berbentuk kotak
8 pin. Pegang konektor dengan posisi pin menghadap ke atas. Masukkan ujung
kedelapan kabel ke dalam RJ-45 dengan memperhatikan urutan warnanya.

 Pastikan setiap ujung kabel menyentuh ujung konektor dan kabel masih dalam urutan
warna yang benar. Ulangi langkah ke tiga jika belum yakin. Jika sudah benar,
masukkan konektor RJ-45 ke alat krimper (jangan terbalik), lalu tekanlah krimper untuk
menjepit mata kabel. Selain memasangkan kabel pada konektor, krimper juga sekaligus
berfungsi mengupas kulit kedelapan kabel saat dilakukan penekanan.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Setelah pemasangan RJ-45 di kedua ujung kabel selesai, gunakan kabel tester untuk
memeriksa apakah kabel sudah terhubung dengan benar. Jika tidak ada masalah
koneksi, maka kabel jaringan siap untuk digunakan.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

Soal Latihan:

Buatlah sebuah instalasi jaringan komputer lokal dengan topologi star. Hardware
jaringan yang digunakan terdiri atas sebuah komputer yang berperan sebagai server, tiga buah
komputer sebagai klien jaringan, sebuah printer yang dapat diakses oleh seluruh komputer
jaringan, dan sebuah hub yang menjadi perantara antar node jaringan.

Latihan Simulasi Packet Tracer:

 Sebuah warnet memiliki 1 router, 1 hub dengan 9 PC klien. Disini kita langsung
definisikan terlebih dahulu beberapa IP untuk masing-masing PC tersebut.

 Buat sebuah jaringan seperti gambar berikut, karena defaultnya isi slot dari sebuah hub
adalah 6, kita akan menambahkannya menjadi 10 klien dengan mendrag modul di pojok
kanan bawah ke slotnya hub.

 Langsung saja kita mulai mengkonfigurasikan seluruh devicenya. Untuk


Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
pertama kli kita konfigurasi router 1. Klik tab config, kita masukkan IP address
dan subnet masknya sesuai dengan tabel.

 Untuk hub tidak ada konfigurasinya, karena digunakan sebagai perantara saja.
 Sekarang kita konfigurasi untuk semua kliennya.
 Berikut cara konfigurasi PC-0 (gunakan juga cara ini untuk PC yang lainnya)
 Double klik gambar PC nya, kemudian pilih tab config, kemudian pilih setting, isi
gatewaynya sesuai dengan tabel, kemudian pilih fast ethernet dan isikan IP address dan
subnet mask sesuai dengan tabel.

 Setelah selesai mengkonfigurasi semuanya. Kita akan mengetesnya, apakah jaringan


yang kita buat sudah benar atau tidak. Caranya adalah dengan menggunakan fasilitas
ping di setiap PC.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Double klik sembarang PC, kemudian pilih tab desktop, lalu pilih command prompt.
Lalu kita ketikkan perintah ping [spasi] [IP tujuan].

 Jika terdapat reply, maka sudah terhubung satu IP tujuan, gunakan fasilitas ini untuk
mengecek keseluruhan IP address.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
 Jika sudah me-reply semuanya, maka jaringan Anda sudah benar dan siap dipakai.

Dengan adanya software simulasi semacam packet tracer, maka sangat memberi
kemudahan untuk mempraktekkan teori-teori yang telah kita dapat. Kita hanya perlu
menginstal software, tidak perlu membeli device-device yang kita perlukan. Dan software ini
biasanya juga digunakan untuk para ahli jaringan sebelum mendeploy sebuah jaringan di
perusahaan atau instansi-instansi terkait.

Soal Latihan:

Buatlah simulasi jaringan dibawah ini dengan menggunakan simulasi packet tracer.
Misalnya Lab Hardware UNIKOM mempunyai lab Komputer. Lab A dan Lab
B. Lab 608 itu terhubung dengan Speedy dengan ip address [Link] dan seterusnya.
Sedangkan untuk Lab B hanya jaringan LAN biasa, jadi kita setting [Link].
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
MODUL IV
TROUBLESHOOTING

Meskipun komputer saat ini telah mengalami perkembangan yang sedemikian pesat,
bukan berarti masalah menjadi hilang. Meski masalah tidak sebanyak pada komputer generasi
sebelumnya, komputer modern saat ini juga tak luput dari masalah. Tak hanya masalah pada
program aplikasi, pada sisi perangkat keras masalah juga kerap muncul. Menariknya, masalah
perangkat keras pada komputer generasi modern lebih mudah di atasi, bahkan oleh orang
awam sekalipun asalkan mengerti prinsip-prinsip dasar troubleshooting.
Prinsip dasar troubleshooting yang paling penting sebenarnya adalah analisis yang
tajam. Analisis yang tajam diperlukan terutama untuk identifikasi masalah. Dengan
kemampuan ini, semua masalah komputer dapat ditangani dengan lebih cepat. Hal kedua
yang harus dimiliki adalah pengalaman. Disini dituntut jam terbang yang cukup tinggi agar
masalah bisa cepat dipecahkan. Ibarat pilot, jam terbang sangat menentukan mulus tidaknya
proses troubleshooting. Namun bagi yang jam terbangnya kurang juga tak perlu kawatir.
Sejumlah perangkat dapat dijadikan dasar untuk melakukan troubleshooting dengan aman.

1. Mengapa komputer mengeluarkan bunyi beep panjang yang berulang-ulang saat


pertama kali komputer dinyalakan ?

Bunyi beep pada motherboard sebenarnya memiliki arti tersendiri, suara ini
dikeluarkan oleh BIOS dan bertujuan mengindikasikan keadaan yang saat itu terjadi.
Suara beep panjang dan berlangsung secara terus-menerus menandakan adanya masalah
pada memori (RAM). Hal ini terjadi karena memori tidak dapat diakses untuk
penempatan alamat dan lokasi yang dipilih ke jalur alamat. Ada banyak kemungkinan
yang menyebabkan memori tidak dapat diakses, antara lain:

 Kemungkinan pertama, pemasangan memori yang tidak tepat, sehingga perlu


dilakukan pemeriksaan kembali mengenai pemasangan memori pada slotnya.

 Kemungkinan kedua, memori yang digunakan tidak cocok dengan


motherboardnya. Setiap motherboard memiliki pasangan memori sendiri- sendiri
dan tidak semua memori bisa dipasang pada setiap motherboard.
 Kemungkinan ketiga, memori mengalami kerusakan (tidak layak pakai). Coblah
ganti memori tersebut dengan yang lain, namun tetap perlu memperhatikan
kompatibilitas motherboard dengan memori yang akan digunakan.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

2. Saat komputer dinyalakan langsung terdengar bunyi beep 7 kali, apa maksudnya ?

Hal ini dikarenakan komputer dalam masalah besar, tepatnya di bagian hardware,
kemungkinan pertama prosesor yang bekerja tidak normal yang diakibatkan oleh
patahnya kaki prosesor, kemungkinan yang kedua adalah motherboard. lakukan
pengecekan motherboard dan prosesor pada PC lain. Apabila mainboard Anda tidak
bekerja pada PC yang lain maka kerusakan terletak pada motherboard Anda begitu pula
dengan prosesor, namun untuk melakukan pengecekan ini Anda harus siap untuk
mengambil beberapa resiko yang mungkin tidak diharapkan.

3. Apa yang terjadi saat komputer dinyalakan terdengar bunyi beep sebanyak 5 kali, apa
maksudnya ?

Seperti pada kasus nomor 2, pada tabel dibawah ini ada beberapa indikasi
beep yang sering terjadi pada PC:

Bunyi
No. Keterangan
Beep
1. 1X Semua perangkat komputer dalam kondisi normal.
Ada masalah yang terjadi pada memori, periksa memori bisa dengan cara
2. 2X
membersihkan slot memori atau menukar kedudukan memori.
Sebagian besar permasalah terjadi pada memori. Lakukan seperti
3. 3X
langkah nomor 2.
Kerusakan kemungkinan terjadi pada bagian generator atau clock
4. 4X
yang tidak berfungsi dengan baik.
Periksa tata letak memori yang terpasang, pastikan penempatan memori
dengan tepat, jika masih tetap bermasalah, kemungkinan motherboard atau
5. 5X
dengan mencoba terlebih dahulu mengganti
prosesor lain dengan resiko bisa dibilang lebih mahal.
Chipset motherboard bermasalah yang berfungsi untuk
6. 6X
mengendalikan keyboard.
7. 7X Prosesor atau motherboard
8. 8X VGA card.
9. 9X BIOS.
CMOS bermasalah, disini tidak ada yang harus diperiksa selain mengganti
10. 10 X
dengan motherboard dengan yang baru.
Cache memory bermasalah yang secara otomatis akan
11. 11 X mendisablenya, tekan tombol ctrl, alt, shift dan +, jika tidak berhasil ganti
memori.

4. Komputer menyala, tetapi monitor gelap (blank).

Sebagai langkah awal, pastikan bahwa speaker terpasang pada mainboard sehingga
Anda dapat mendengarkan kombinasi dari bunyi beep saat komputer
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
dinyalakan.
Solusi lainnya, coba lakukan clear CMOS melalui jumper yang biasanya terletak tidak
jauh dari baterai CMOS motherboard. Caranya cabut jumper tersebut dan pasang pada
pin disebelahnya (1-2 menjadi 2-3). Hidupkan komputer 2-3 detik, kemudian matikan
kembali. Kembalikan jumper clear CMOS ke posisi semual.

Ada beberapa kemungkinan yang harus diperiksa satu persatu secara bertahap, jika
Anda menghadapi masalah seperti ini:

 Langkah 1, periksa power supply, dalam keadaan kabel power di lepas dari
power supply, lepaskan soket kabel ATX yang terpasang pada mainboard. Setelah
terlepas, pasangkan kembali kabel power, sambungkan/shortkan kabel berwarna
hijau dengan kabel berwarna hitam (pin 13 dan pin 14), periksa apakah kipas di
power supply berputar ? kalau berputar berarti power supply bagus. Lepas
kembali kabel sambungan tadi dan pasang kembali kabel ATX ke motherboard.

 Langkah 2, periksa jumper clear CMOS, apakah di posisi clear atau free,
biasanya kalau motherboard baru, posisi jumper clear CMOS ada pada
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4
posisi clear.

 Langkah 3, periksa ic chipset dalam keadaan tersambung, lalu hidupkan


komputer. Periksa panas yang dihasilkan oleh chipset apakah berlebih atau tidak,
jika over heat (panasnya melebihi normal) berarti chipset tersebut sudah rusak.
Untuk ic CMOS sampai saat ini tidak dijual bebas.

 Langkah 4, periksa juga apakah switch on nya berfungsi.


Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Langkah 5, bongkar motherboard tersebut secara hati-hati, coba Anda bersihkan


menggunakan tiner, kalau bisa gunakan tiner botol jangan yang di kaleng. Setelah
bersih lalu Anda keringkan. Cara lain membersihkan motherboard adalah dengan
mencuci motherboard tersebut dengan menggunakan deterjen, sampo atau bahan
pencuci piring.

 Langkah 6, ganti ic regulator yang terletak disekitar soket power ATX di


motherboard.

 Langkah 7, ganti elco yang kapasitasnya sekitar 1000 – 3000 µF/10V yang
terletak di sekitar soket power ATX di motherboard. Hati-hati untuk bongkar
pasang komponen pastikan kabel power jangan tersambung ke listrik.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

5. Laptop atau komputer Anda sering hang ? Tidak dapat booting atau sering restart
sendiri ? Ya mungkin ini adalah ciri-ciri hard disk Anda terkena bad sector. Lantas,
apakah masih dapat di perbaiki ?

Ya tergantung dari jenis kerusakannya. Bad sector secara fisik terjadi karena adanya
kerusakan pada bagian hardware (platter harddisk) yang bisa terjadi karena harddisk
terkena debu, terjatuh, benturan keras dan lain sebagainya. Penyebab utama terjadinya
harddisk bad sector adalah sebagai berikut:

 Sering mematikan PC atau laptop dengan menekan langsung tombol


power tanpa shutdown.
 Daya listrik dari PLN terputus secaa tiba-tiba (fluktuasi arus listrik).
 Power supply tidak dapat memberi daya yang cukup pada hard disk.

Jika kerusakan ini disebabkan oleh hardware misalnya gesekan yang terjadi pada
piringan hard disk maka hal ini tidak dapat diperbaiki. Jika kerusakannya disebabkan
oleh software yang diinstal maka masih dapat diperbaiki. Sebenarnya ada banyak cara
untuk memperbaiki bad sector, salah satunya yaitu dengan menggunakan software
HDD Regenerator.

Cara menggunakan HDD Regenerator:

 Instal sampai selesai software HDD Regenerator.


 Sediakan flashdisk sekitar 4 GB (media yang digunakan untuk bahan percobaan,
flashdisk bad sector).
 Buka software HDD Regenerator.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 klik area “Click here to repair physical bad sector on damaged drive surface
directly under windows (XP/Vista/7/8)”. Kemudian akan muncul tampilan
dibawah ini. Klik No.

 Disini penulis memilih flashdisk untuk membuat boot, lalu klik ok untuk
membuat boot tersebut.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Pada pilihan choose drive to process pilih pilihan 2, kemudian klik start process.

 Pada pilihan enter choice, tekan tombol 1, lalu tekan tombol enter.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Pada pilihan enter choice, tekan tombol 1, lalu tekan tombol enter.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Proses scan bad sector sedang berjalan, tunggu sampai selesai.

6. Apakah catridge yang bermasalah, masih dapat diperbaiki ?

Catridge tidak selamanya berfungsi dengan benar, kadang kala catridge pasti
bermasalah atau bahkan rusak. Khusus untuk catridge printer canon dimana
catridgenya antara chip head, inktank gabung menjadi satu, seperti gambar dibawah ini.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

Umumnya penyebab head catridge rusak dikarenakan oleh:

 Penyumbatan akibat tinta yang mengering, sehingga tentu saja akan menyumbat
jalannya tinta saat digunakan proses mencetak.
 Kotoran atau sering kali debu yang masuk ke catridge bersamaan bercampur
masuknya tinta sehingga menyumbat lubang-lubang head.
 Panas berlebih akibat head yang dipaksa bekerja mencetak tanpa istirahat.
 Ujung head tergores akibat benturan/bergesekan dengan benda yang lebih keras.
Perlu diketahui bahwa diameter catridge sangat kecil bahkan lebih kecil dari
diameter rambut manusia, sehingga apabila ujung head ini terbentur/tergesek
benda keras akan mudah rusak.

Solusi untuk ini yaitu: head catridge yang tersumbat baik oleh tinta yang mengering
atau kotoran misalnya debu yang masuk bercampur tinta. Solusi sebenarnya tergantung
kondisi kerusakan head catridge dari yang ringan sampai yang berat. Gejala
penyumbatan catridge tentu saja ditandai dengan tidak keluarnya tinta dengan sempurna
saat mencetak.

 Penyumbatan ringan, lakukan proses cleaning menggunakan software dari


bawaan printer, jika masih belum juga bisa membantu lakukan proses deep
cleaning menggunakan software bawaan printer juga.
 Penyumbatan sedang, dengan menggunakan alat yang disebut dengan toolkit
penyedot catridge. Caranya pun mudah cukup pasang catridge yang bermasalah
pada toolkit kemudian sedot menggunakan suntikan.
Laboratorium Hardware Universitas Komputer 201
Indonesia
4

 Penyumbatan berat, rendam head catridge dengan menggunakan cairan cleaner


(bukan sembarang cairan cleaner), saat merendam jangan sampai membasahi
chip catridge (untuk menghindari masalah yang lebih fatal). Lamanya tergantung
tingkat kerusakan juga menggunakan toolkit penyedot catridge.
 Penyumbatan extra berat, untuk yang satu ini tidak bisa secara mendetail. Namun,
intinya menggunakan printer canon (yang sudah tidak terpakai/rusak) yang
dimodifikasi diambil vakumnya. Vakum inilah yang akan dimanfaatkan untuk
membersihkan penyumbatan pada catridge, cara kerjanya dengan membuat
saluran sirkulasi aliran dengan menggunakan bantuan vakum printer canon bekas
yang telah dimodif tersebut. Membuat aliran sirkulasi disini dengan
menggunakan cairan cleaner.

Das könnte Ihnen auch gefallen