Apa Itu NodeJS?
Setelah kamu paham dasar-dasar JavaScript — seperti variabel, fungsi, array, objek, hingga konsep async seperti callback , promise , dan async/await — kamu mungkin bertanya-tanya, “Selanjutnya belajar apa?” Jawabannya: Node.js . Node.js bukan bahasa pemrograman baru, melainkan runtime environment yang memungkinkan kamu menjalankan JavaScript di luar browser — biasanya di sisi server . Yap, dengan Node.js kamu bisa bangun backend server layaknya PHP, Python (Flask, Django), atau Java (Spring). Apa Itu Node.js? Node.js adalah open-source , cross-platform , dan dibangun di atas V8 engine (mesin JavaScript yang digunakan Google Chrome). Bedanya, kalau di browser JS cuma buat interaksi UI/UX, di Node.js kamu bisa: Akses file sistem (read/write file) Bangun server HTTP Terhubung ke database Jalankan proses parallel Buat API RESTful Jadi, Node.js menjadikan JavaScript sebagai bahasa fullstack, bukan cuma untuk front-end. Modul di Node.js Node.js mengusung sistem m...